Posted by: tsdipura | August 27, 2016

INET…mereka seperti kita kan?

‘Batan, they’re same with us isn’t?’

Kurang lebih begitu yang ditanyakan oleh Dr. Sui Zhe kepada rekannya Dr. Sun Jun disela presentasi Beliau tentang proses pengembangan simulator di INET. Hmm..Dr. Sui sebenarnya bertanya dalam konteks proses pengembangan simulator, seperti  gambar dibawah, dimana pada tahap Plan&Pre-Design pengembang simulator memerlukan dokumen desain awal. Untuk kasus INET dokumen desain itu datang dari INET sendiri. Naah ini yang ditanyakan Dr.Sui..bahwa bukankah untuk kasus RDE, BATAN sendiri yang memiliki dokumen desainnya?

Sui-simdevproc.JPG

Menjawab pertanyaan itu Dr. Sun bilang Yess , dan memang seperti itu dimana untuk kasus RDE BATAN lah yang memiliki dokumen desain awal, jd BATAN otomatis bisa dapat dokumen desain awal ketika mau bangun simulator RDE. Kebetulan Dr.Sun emang udah lebih banyak ngobrol dengan kita dibanding Dr.Sui yang baru ketemu saat itu.

Bg saya, pas Dr.Sui nanya gitu…lumayan nendang juga, fikiran sy langsung membawa pertanyaan itu secara sempit ke dunia per-pebble bed reactor (PBR)-an…membandingkan BATAN dengan INET dalam lingkup sempit per-PBR-an bg sy nendang sekaligus menantang, bagaimana tidak dibandingin ama INET gitu lho..hehe. INET yg melahirkan kembali desain PBR-nya jerman ke dunia nyata dengan proyek HTR-10 mereka yang fenomenal. Bahkan mereka sukses melanjutkan ke desain lanjutan HTR-PM, mensuplai desain ini untuk lebih lanjut dikomersialisasi oleh partnet industri mereka.

Ya..bagi sy INET role model, dan memang harus diakui mereka ada di depan kita dalam R&D reaktor PBR bahkan realisasinya.  Namun ini tentu tidak berarti kita diam dan hanya melongo mengagumi mereka. Sebagaimana INET belajar dan menyusul Jerman dalam pembangunan PBR…maka yang terbaik yg bisa dilakukan sekarang adalah belajar dari mereka dan berusaha mengambil pengalaman mereka sebaik mungkin.

AtInetDay1.jpgNaah selain belajar melalui tulisan para peneliti INET, alhamdulillah akhirnya keterlibatan dalam mendukung program RDE membawa sy langsung ke center-of-excellence nya PBR ini.

Dalam kesempatan ini, secara khusus, sy dan rekan senior dari PTKRN (Kang M. Subekti dan Pak Syaiful) diizinkan berkunjung untuk   dengan agenda mempelajari pengembangan simulator PBR…salah satunya dari Dr. Sui Zhe diatas yang memang terlibat langsung mengembangkan simulator ini sejak dua puluh tahun lalu. Juga Dr. Sun Jun, punggawa muda pengembangan simulator di INET. Tahun ini, sebagai bagian dari program RDE, PTKRN-BATAN menginisiasi pengembangan Simulator PBR.

Bagi saya, mempelajari PBR dari sudut pandang pengembangan simulator adalah hal yang baru, melengkapi sudut pandang yang lebih sering sy geluti yaitu dari sisi desain dan analisis keselamatan. Kedua sudut pandang ini tentu saling terkait, bahkan Dr. Sun bilang ada kecendrungan bahwa pengembangan simulator diarahkan untuk mendukung proses desain dari reaktor itu sendiri.

Ok…semoga kesempatan belajar singkat kali ini berdampak baik dan signifikan dalam rangka usaha kita ‘mensejajarkan’ diri dengan INET, sama-sama memiliki karya riset yang bermanfaat.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: